Nantikan Buletin Epidemiologi Dinkes Prov. Sulteng
“Sedikit cerita pengantar, hari ini saya coba berkoordinasi dengan beberapa pemegang program di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah diantaranya Kasubdin P2M dan PL, Kasie Epidemiologi dan Surveilance, Kasie KIA, Kasie PROMKES dan Kasie PUSKESMAS untuk meminta menjadi kontributor pada weblog ini. Alhamdulillah Pemegang Eselon diatas memberikan tanggapan dan menyambut baik niat saya tadi. Pada dasarnya mereka sangat mendukung hal ini dan saat ini sedang mempersiapkan bahan-bahan seputar pelaksanaan kegiatan mereka masing-masing. Tulisan berikut merupakan kontribusi Kasie Epidemiologi dan Surveilance yang kebetulan termuat dalam Buletin Epidemiologi Dinkes Prov. Sulteng”
Berdasarkan laporan petugas Surveilans Puskesmas Budilatama Kecamatan Gadung Kabupaten Buol pada tanggal 25 Mei 2007 (minggu ke-22) telah terjadi kasus diare di Desa Matinan. Dari laporan tersebut, maka tim Investigasi KLB Kabupaten dan Puskesmas segera melakukan investigasi ke Desa Matinan pada tanggal 26 Mei 2007 yang terdiri dari Kasubdin P2M dan penanggung jawab program surveilans Kabupaten Buol.
Tujuan dilaksanakannya investigasi ini ialah untuk memastikan kebenaran terjadi KLB Diare serta memantau kegiatan sistem kewaspadaan dini yang dilaksanakan selama ini. Sedangkan Tujuan Khusus dari investigasi ini ialah :
-
Untuk mengetahui gambaran epidemiologi KLB Diare.
-
Untuk mendapatkan informasi tentang sistem kewaspadaan dini (SKD) penyakit Diare yang dilaksanakan selama ini.
-
Mendapatkan informasi tentang pengolahan obat dalam penanganan KLB.
Pelaksanaan pemantauan penanggu-langan KLB Diare di Desa Matinan Kec. Gadung Kab. Buol Provinsi Sulawesi Tengah dilakukan dengan cara pengumpulan data sekunder, data primer dan wawancara dengan masyarakat, petugas dari puskesmas dan pustu Desa Matinan.
-
Pengumpulan Data
Data yang dikumpulkan adalah data penderita diare, data sarana kesehatan, dan informasi tentang ketersediaan oralit dan cairan infus serta penggunaannya. -
Pengolahan dan analisa data
Pengolahan data berdasarkan variabel waktu, tempat dan orang secara manual dan komputer. Penyajian data dalam bentuk tabel dan narasi.
Dari hasil investigasi diatas didapatkan bawa :
-
Kebenaran hasil investigasi dilapangan menunjukkan bahwa benar terjadi KLB Diare di Desa Matinan Kec. Gadung pada minggu ke-22 Bulan Mei 2007 dengan jumlah kasus sebanyak 19 orang.
-
Penatalaksanaan Kasus (Case Management) Kasus Diare.
-
Dalam hal penatalaksanaan kasus diare salah satu strategi untuk menurunkan angka kematian adalah melalui upaya pemberian oralit maupun dengan cairan rumah tangga lainnya LGG. Adapun dosis oralit haruslah disesuaikan dengan umur penderita dengan keadaan diare atau tingkat dehidrasinya.
-
Sistem Kewaspadaan Dini Penyakit Diare.
Berdasarkan hasil wawancara dengan petugas pustu, bahwa sistem pelaksanaan kewaspadaan dini yang telah dilaksanakan belum maksimal artinya yang terjadi di lapangan menurut pemantauan masih jauh dari yang diharapkan, hal ini disebabkan beberapa hal antara lain, komunikasi dan transportasi kurang lancar dan adanya tugas rangkap pada petugas yang bersangkutan. -
Usaha-usaha yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buol dan Puskesmas.
- segera melakukan investigasi ketempat kejadian.
- Memberi bantuan logistik berupa cairan oralit, RL, dan antibiotik.
- Melakukan pengumpulan data melalui wawancara dengan masyarakat.
- Melakukan penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di masyarakat.
Untuk itu dapat ditarik kesimpulan bahwa telah dilakukan investigasi KLB Diare di Desa Matinan untuk melakukan pengumpulan data primer dan sekunder, faktor yang mempengaruhi terjadinya kasus diare diduga kuat karena sarana kesehatan lingkungan yang belum memenuhi syarat.
Saran
-
Pemantapan sistem kewaspadaan dini (SKD) di Puskesmas maupun di Pustu agar pelaporan cepat dan penanggulangan dapat segera dilakukan.
-
Pengembangan sarana kesehatan lingkungan yang memenuhi syarat, antara lain jamban keluarga dan sumur gali.
-
Kaporisasi pada sumur gali secara berkala.
-
Peningkatkan penyuluhan pentingnya PHBS dan peran serta masyarakat.
Ditulis oleh Budi Lamaka, SKM. Petugas Program Surveilans, Dinas Kesehatan Kab. Buol Propinsi Sulawesi Tengah
Anda ingin mendapatkan hasil investigasi ini silahkan tunggu link downloadnya.

